DPRD Prov Sulbar

Raker Komisi IV , DPRD Sulbar Desak Realisasi Belanja Dinkes Ditingkatkan

Sulbar.Beritanasional.id —Komisi IV DPRD Sulbar melaksanakan rapat kerja dengan sejumlah OPD yang menjadi mitra kerja komisi IV. Senin 15 Juni

Rapat dipimpin lansung ketua komisi 4 DPRD Sulbar H.Sudirman, dihadiri sejumlah anggota DPRD lainnya seperti Sukardi M.Noer, Risbar Berlian Bachri dan sejumlah anggota komisi IV lainnya.

Dinas Kesehatan Sulbar sebagai salah satu mitra kerja Komisi IV dihadapan para anggota komisi IV, dr.Muhammad Alif Satria membeberkan program kerja serta realisasi belanja pada dinas yang Ia pimpin.

dr. Alif menjelaskan bahwa realisasi belanja pada dinas Kesehatan Sulbar masih sangat rendah yakni sebesar 11 persen. Hal ini menurutnya karena adanya pandemi Covid-19.

“jadi kegiatan kami tidak bisa jalan karena semua kegiatan harus mengundang orang banyak, karena adanya Corona sehingga program kami tidak bisa jalan. Tapi dengan new normal ini kedepan sudah akan kami laksanakan. Insyaallh sisa waktu ini akan kami maksimalkan. “terangnya.

Dihadapan komisi IV, Kadis Kesehatan Sulbar juga menjelaskan besaran anggaran yang dikelolanya baik sebelum refocusing maupun setelah refocusing. Ia mengatakan dana yang Ia kelola sebesar 61 miliar rupiah.

” Pagu awal kami sebesar 61 miliar rupiah 458 juta setelah refocussing menjadi 27 M. Namun kami mendapat anggaran sebesar 53 miliar untuk penanganan Corona. 53 milyar itu non DPA dan sudah terrealisasi baru sekitar 8 milyar 778 juta.”jelasnya.

Mendengar penjelasan tersebut ketua komisi empat DPRD Sulbar H. Sudirman mendesak agar realisasi belanja Dinkes Sulbar segera dapat ditingkatkan, mengingat sisa waktu semakin mepet.

Anggota DPRD Sulbar dua periode itu menyayangkan realisasi belanja Dinkes Sulbar yang sangat minim, namun Ia juga memaklumi sebab rendahnya realisasi belanja karena danya wabah Corona.

“insyaallh program yang kenak refocussing akan kita upayakan dikembalikan di prubahan, tentu sepanjang anggarannya ada. Saya berharap semua OPD dapat lebih maksimal bekerja.”tutupnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close