ACEH

Sebahagian Besar Hasil Panen Petani Padi Galus Turun Drastis

Gayo Lues-BeritaNasional.ID-Sebahagian besar hasil panen petani padi di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, tahun ini mengalami penurunan. Hal ini, diduga dikarenakan kesulitan petani mendapatkan pupuk di musim tanaman lalu, terutama pupuk yang disubsidi pemerintah.

Perolehan panen yang biasanya akan didapat petani berkisar 80 kaleng dalam Satu kaleng bibit, kini hanya mampu menghasilkan 35 hingga 60 kaleng saja.

Samsul, salah satu petani padi Blangkejeren, mengatakan, sulitnya mendapatkan pupuk di musim tanam juga menjadi faktor yang mempengaruhi hasil panen menurun.

“Memperoleh pupuk cukup menyulitkan petani pada musim tanam kali ini. Selain pupuk sulit didapat, harganya juga mahal,” katanya, Selasa (18/02/2020)

Musim tanam lalu, permasalahan harga pupuk sempat menjadi polemik, terutama untuk pupuk bersubsidi. Urea yang saat itu di Kabupaten Gayo Lues sesuai HET hanya dapat dijual 90 ribu rupiah, di kios-kios pengencer dijual 120 hingga bahkan 150 ribu rupiah per sak.

Petani berharap, musim tanam yang akan datang ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Gayo Lues dapat tepenuhi. Sehingga, petani dapat meningkatkan hasil panennya.(Abu Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close