DaerahRagam

Wabup Borong Pupuk Cair Organik Produksi Perdana Kelompok Ternak Sapi Situbondo

BeritaNasional.Id,SITUBONDO – Pendampingan Pelatihan bagi Peternak sapi Situbondo dalam meningkatkan pendampatan keuangan dengan mengolah kotoran sapi menjadi pupuk cair organik untuk pertanian terus menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
Setelah sebelumnya diberikan pelatihan pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk cair organik, hasil produksi pertama kelompok tani tersebut langsung diborong oleh Wakil Bupati Situbondo ir.H.Yoyok Mulyadi. Minggu (26/4/2020).

“Usaha dan pantang menyerah dari kelompok ternak ini patut diacungi jempol, apalagi ditengah lesu – lesunya perdagangan ternak karena covid-19 ini, dan sebagai penghargaan semua produk pertama saya beli untuk saya gunakan di sawah – sawah milik masyarakat,”Ujar Wabup Yoyok.

Lebih lanjut Wabup Yoyok Mulyadi mengatakan, ke depan Pemda Situbondo melalui dinas peternakan akan pengembangan pupuk cair organik dari Kelompok – kelompok ternak sapi disitubondo untuk digunakan sebagai pupuk pengganti anorganik yang selama ini digunakan oleh petani.

“Kedepannya Mereka tidak hanya menjual daging ternak untuk memperoleh uang, tetapi juga mengolah kotoran dan air kencing sapi menjadi pupuk cair kemudian dijual ke pasaran. Selain itu saya himbau juga terhadap petani tentang pupuk anorganik yang tidak sehat dan tidak baik digunakan untuk pertanian, dengan penggunaan pupuk cair seperti ini akan ada siklus yang saling menguntungkan antara petani dan peternak,”Imbuh Wabup.

Sementara itu Dimas Firmansyah selaku pembimbing pelatihan terhadap kelompok ternak mengatakan, mengolah kotoran sapi dan kencing sapi menjadi uang bisa dengan mudah dilakukan oleh peternak.
“Dengan kotoran sapi sekitar 15 kg dicampur dengan EM4 8 liter dan air sebanyak 250 liter akan bisa mengahasilkan pupuk cair 200 liter pupur cair dengan harga jual mencapai Rp 10 -12 ribu/liter,”Jelas Dimas.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close