Hukum & Kriminal

Aksi Pemalsuan Plat Kendaraan Dinas Di Aceh Besar Masih Marak

Beritanasiona.Id, Kota Jantho – Aksi pemalsuan warna plat nomor polisi pada kendaraan dinas Jenis Mobil, masih marak di Kabupaten Aceh Besar.

Plat nomor polisi kerap diganti warna menyerupai kendaraan milik pribadi (plat warna hitam). Tidak tanggung-tanggung untuk menyulap identitas kendaraan tersebut selain memasang plat palsu, pemakai juga menimpa cat warna hitam pada bagian muka plat agar tidak terlihat warna dinas lagi atau warna merah.

Kepala Bagian Aset BPKAD Kabupaten Aceh Besar, Muharrir yang dikonfirmasi media ini, tidak membantahnya jika sejumlah mobil dinas di lingkungan Pemkab Aceh Besar itu telah diganti warga, seolah olah kendaraan tersebut milik pribadi pejabat dimaksud.

Namun, akuinya aksi tersebut sama sekali bukan atas persetujuan pihaknya, bahkan pihaknya sama sekali tidak mengetahui. Terkait dengan isu adanya STNK atau surat kendaraan atas nama Plat hitam atau STNK kedua paska berganti warna Plat mobil dinas tersebut, Muharrir membantahnya.

Kendaraan dinas yang diparkir di halaman kantor pada hari dinas, masih dalam kondisi menggunakan plat hitam. Foto: Alan.

“STNK mobil dinas hanya satu dan plat mobil dinas berwarna merah, jika ada warna hitam itu bukan mobil dinas, jika mobil dinas yang dihitamkan platnya maka saat kita tertibkan akan kita pertanyakan kepada pihak pemakai kendaraan tersebut,” kata Mujarrir.

Aksi ganti plat mobil dinas di Kabupaten Aceh Besar, sebenarnya bukan hal tabu lagi, namun hingga saat ini belum ada sebuah tindakan tegas dari pemerintah setempat, bahkan terkesan membiarkan.

Secara terpisah, salah seorang pejabat penegak hukum lalu lintas, yang dikonfirmasi media ini menyebutkan, tindakan mengubah identitas kendaraan tanpa seizin pihak terkait adalah melanggar hukum. Untuk surat STNK setiap mobil hanya dimiliki satu surat.

“Plat nomor polisi jika diubah warna atau angka harus sepengetahuan pihak terkait dan hanya pejabat tinggi dalam sebuah daerah yang diberikan fasilitas tersebut,” demikian kata Perwira polisi itu, sambil meminta tidak mencantumkan mamanya, mengingat dirinya tidak lagi bertugas di wilayah Aceh Besar. (Alan)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close